“Anak-Anak, Bapak punya berita baik!” kata Bapak.

Dalam pikiran Alexa, Kayaknya Labubu 1 set, deh.

Dalam pikiran Alex, Kayaknya PS5, deh.

Dalam pikiran Jason, Kayaknya laptop gaming, deh.

“Berita baiknya adalah … ADEK BARU!” kata Bapak.

“Yey!” kata Alexa, Alex, dan Jason.

“Hwalow, nwamwa kwu Lucy,” kata Lucy.

“Halo, Lucy. Namaku Alexa,” kata Alexa.

“Alex.”

“Jason.”

Kata Alex dan Jason.

“Hwalow, Alex dwan Jason. Oh, ya, sama Alexa,” kata Lucy.

Dalam pikiran Lucy. Ih, kok, ada cewek, sih.

“Aalexa, kita ngobrol private dulu,” kata Lucy.

“Oh, oke,” kata Alexa.

“Heh, Alexa, Jason dan Alex itu punya AKU,” kata Lucy.

“T-t-tapi, kan, Jason dan Alex abang aku juga,” kata Alexa.

“AWAS, YA, KAMU,” kata Lucy. Lucy pun keluar.

Saat Alexa keluar, Alexa dimarahi Bapak. “KAMU KENAPA BUAT LUCY NANGIS?” kata Bapak.

“A-a-aku enggak buat Lucy nangis,” kata Alexa.

“KAMU BOONG, KAMU MARAHIN LUCY, YA?” kata Bapak. “SANA KE KAMAR!” kata Bapak.

“O-o-oke,” kata Alexa. Alexa pun ke kamar. Lalu, Alexa pun menangis dan chat kepada Hanni.

[H-h-hanni ….]

Kata Alexa.

[Eh, kamu kenapa?]

Kata Hanni.

Alexa pun cerita tentang keluarga Alexa.

[Makasih udah dengerin aku, Hanni. Aku mau tidur dulu, ya.]

Kata Alexa.

Alexa pun tertidur.

Keesokan harinya, Alexa di-chat Lucy.

[Ha-ha, kasian dimarahin Bapak tadi malam.]

Kata Lucy.

[Kenapa kamu benci aku, sih? Lagian kamu masih beberapa hari di sini, lo.]

Kata Alexa.

[Heh, awas, ya, kamu.]

Kata Lucy.

Beberapa menit kemudian, Alexa di-WA Bapak.

[KAMU BUAT LUCY NANGIS LAGI, YA.]

Kata Bapak.

[Oh, jadi Bapak sekarang kayak gini? Mana Bapak yang dulu?]

Kata Alexa.

[KAMU BERANI-BERANINYA, YA, NGOMONG BEGITU KE SAYA.]

Kata Bapak.

Lalu, Alexa WA Alex dan Jason.

[Kalian mau hadiah apa?]

Kata Alexa.

[Mau kamu hilang.]

Kata Jason dan Alex.

[Oh, oke, Adek usahain, ya.]

Kata Alexa.

Lalu, beberapa menit kemudian, Alexa mendapatkan WA dari Dokter.

[Alexa, kamu, kok, enggak check up lagi? Besok hari terakhir kamu.]

Kata Dokter.

[Engga papa, kok, Dok. Saya sudah siap.]

Kata Alexa.

Keesokan harinya ….

“Asalamualaikum, ini dokter Alexa. Ingin bilang, Alexa sudah meninggal dunia,” kata Dokter.

***
Tentang Penulis
Rheandra Shameera Kurniawan. Dia lahir di Jakarta pada tanggal 13 Januari 2014. Dia bersekolah di SD1 Darul Hikam Bandung dan dia sudah kelas 6. Cita-citanya menjadi dokter, hobinya adalah menggambar, main HP, dan dengerin musik. Dia sedang membuat cerita yang berjudul Hater Revenge. Hater Revenge menceri takan tentang seorang remaja dibunuh oleh musuh nya dan ingin revenge. Dia juga membuat beberapa cerpen. Dia sudah membuat cerpen yang berjudul Maafin Alexa, ya!, yang menceritakan tentang pilih kasih orang tua.

Ruri Sundari, M.Pd.

Kepala SD Darul Hikam