Jakarta, 31 Maret 2021, Nebula Aresha Atala Lyzn, anak ke-2 dari 3 bersaudara, kakak dan adiknya Bernama Viona Nezzia Lazn Dan Kaiden Zuresh Lirzn Nebula, satu-satunya yang bekerja di keluarganya. Ayahnya, yaitu Alzaria Harry Lirzn sudah tidak bekerja sejak Nebula dapat pekerjaan tahun 2021, saat umur ayahnya 44 tahun, dan pada pukul 04.30, Nebula sedang masak untuk bertemu keluarganya sampai pukul 06.00, lalu dia pergi berangkat kerja di salah satu perusahaan toko kue terkenal—gajinya 3,2 juta. Dia dipercayai untuk menjadi manajemen keuangan kantor, tetapi pada saat itu kantor sedang banyak pengeluaran dan karena harga bahan-bahan yang penting untuk jualan kue ini, seperti tepung dan sebagainya mulai naik, ada beberapa karyawan yang dipecat dan ada juga karyawan yang gajinya mau tidak mau harus dipotong. Salah satu karyawan yang dipecat adalah teman dekat Nebula, yaitu Liora dan Zelena.

 

Nebula menjadi salah satu karyawan yang dipotong gajinya—dari 3,2 juta menjadi 2,5 juta. Dia bingung bagaimana caranya memberi tahu keluarga nya karena gaji 3,2 juta saja kurang, apalagi 2,5 juta. Sebenarnya dia mau komplain kepada bosnya, tetapi kalau dia komplain, akan dipecat. Sebab sudah pukul 18.00, dia pulang ke rumahnya. Sudah tanggal 31, dia ditagih gajinya oleh ayah
dan kakaknya. “Emmm … maafin Nebula, ya. Tadi gaji karyawan banyak yang dipotong, termasuk Nebula. Gaji Nebula jadinya 2,5 juta. Maaf, ya, Ayah, Kakak,” ucap Nebula.

“Dih, apaan, sih, lu, Nebula? Masa gaji 2,5 juta, sih? Kuranglah. Gaji lo dulu aja enggak cukup, apalagi sekarang, Nebula?!” ucap kakaknya dan ya, Nebula dimarahi oleh kakak, ayah, bundanya. Adiknya tidak marah, tetapi dia main fisik dan jual beberapa barang kakaknya, seperti kalung dan cincin yang ada di kamar Nebula. Nebula dilarang makan menggunakan bahan yang ada di rumahnya. Oleh karena itu, dia makan sehari sekali yang disediakan kantornya dan dia di kantornya punya teman dekat baru, namanya Renata Liarsy. “Nat, lu sebel enggak sama bos kita?” ujar  Nebula. Nama bosnya itu Noah Kaleandra Lorzd. “Iya, bos kita nyebelin banget. Masa dia potong
gaji karyawan seenak jidat dia,” ujar Renata.

 

TIIIT!
Jika ada suara itu, berarti sudah masuk jam kerja dan Nebula lanjut melakukan pekerjaannya. Saat dia sedang membuat tabel keuangan, kakaknya menelepon. “Nebula, minta uang 800 ribu. Adik kamu mau top up Free Fire dan kakak kamu mau beli lipstik di mal.” “Eh, maaf, Kak, Dek Nebula enggak ada uang lagi. Itu pun sisa 200 ribu buat Nebula makan.” Di situ, kakaknya marah kepada Nebula. Kakaknya berpikir kalau Nebula itu boros. Dia ngapain punyamsimpenan 200 ribu? Buat apa? Lagian juga makan, kan, ada di kantor. Akhirnya, telepon itu selesai, Nebula pun lanjut kerja, lalu Nebula membuat tabel itu selama tiga jam.

 

Sudah pukul 16.00, karyawan sudah bisa pulang kantor. Nebula pulang ke rumah dan ketika sampai, dia dimarahi oleh kakak, adik, dan ayahnya. Bundanya adalah satu-satunya orang di keluarganya yang jarang marah-marah. Nebula dan bundanya selalu direndahkan. Bundanya Nebula jualan nasi goreng dan Nebula kerja. Mereka jadi tulang punggung keluarga. Nebula disuruh masuk kamar dan tidak boleh makan karena jatah dia makan di rumah hanya satu kali, itu pun menggunakan porsi anak kecil.

Paginya, ayahnya, Harry, menyuruh Nebula mencari pekerjaan sampingan dan ibunya disuruh untuk menjadi pembantu lima jam di salah satu apartemen. Untuk masalah pekerjaan sudah dicari oleh ayahnya, mau bagaimanapun mereka harus menurut. Kalau tidak, mereka akan dihukum untuk tidak masuk rumah atau hanya dianggap pembantu di rumahnya. Nebula pun sarapan sambil cari pekerjaan sampingan. Akhirnya, dia menemukan pekerjaan, hanya 4 jam, dari pukul 19.00—23.00. Lalu, Nebula pun langsung bilang kepada ayahnya, “Ayah, Nebula udah dapet kerjaan ini, Yah.” Nebula dengan nada excited pun mengucapkan itu kepada ayahnya.

“Oh, gajinya berapa?”
“Satu juta, Yah.” Nebula tetap menjawab pertanyaan ayahnya walaupun dia sudah muak karena
ayahnya menanyakan soal gaji terus-menerus dan Nebula langsung kembali ke kamarnya. Dia langsung tidur karena besok harus bangun pukul 04.00 dan paginya dia langsung pergi kerja.
Setelah masak sarapan, Nebula dan bundanya pergi bersama naik taksi. Sesampainya Nebula di
kantor, dia diabaikan satu kantor dan dijudesi oleh beberapa senior. Dia sedikit bingung, tetapi dia tak peduli, dia lanjut kerja seperti biasa. Pada jam istirahat, Nebula ingin cerita kepada Renata, tetapi entah kenapa hari itu Renata cuek kepada Nebula .

Saat Nebula bilang. “Nataaa, gue mau ceritaaa,”Renata hanya menatap Nebula dengan muka ketus
dan berbisik kepada Adel, “Si pengkhianat dateng, Del.” Nebula bingung, kenapa semua orang seperti tidak suka kepada Nebula, bahkan manajer yang biasanya baik kepada Nebula, selalu senyum kepada Nebula, sekarang bilang, “Eh, ada si pengkhianat, ini,” tepat di depan Nebula.

 

Nebula kaget, bingung, sedih, dan kesal karena dia tidak tahu apa-apa tiba-tiba dibilang pengkhianat. Nebula memang sering dibilang culun dan si cewek polos karena dia berbeda dengan cewek lain biasanya yang sangat kepo dan selalu aktif setiap ada gosip hot di grup karyawan, Nebula, satu-satunya yang tidak peduli dan dia karyawan yang paling fokus kerja, tetapi bonus selalu didapat oleh Renata dengan 1001 alasan agar Renata dapat bonus per bulan. Sebab bingung kenapa semuanya seperti tidak suka kepada Nebula, untuk ketiga kalinya dia buka grup karyawan dan isinya membuat syok. Dia kaget sejadi-jadinya dan karena masih jam istirahat, dia makan bekal jualan nasi goreng bundanya—karena sedang tanggal 1 April, ada rapat awal bulan di kantornya.

 

TRRRIIINGGG!
Suara bel yang menandakan semua karyawan kumpul di ruang rapat. “Nebula, coba liat tabel keuangannya,” kata bosnya, Noah. “Failnya sudah saya kirim ke nomor kantor,” jawab Nebula dan seperti biasa bosnya bertanya kepada semua karyawan dan untuk bonus karyawan bulan Maret, yang dapat bonusnya, Adellia Garcia. Tidak lama kemudian, semua karyawan boleh pulang. Nebula malas pulang, dia lebih memilih membantu ibunya.
Lima jam sudah berlalu, karena sudah pukul 19.00, Nebula lanjut kerja di pekerjaan sampingan yang Nebula dapat kemarin malam. Dia kerja menjadi baby sitter anak umur tiga tahun di apartemen. Nama anak itu Lynna Alletta Kiora. Dia mulai tidurkan Alletta pukul 21.00 dan Alletta tidur pukul 22.00. Sebab Alletta sudah tidur, Nebula disuruh untuk bersih bersih tempat mainnya Alletta.

Waktu menunjukkan pukul 23.00, Nebula sudah boleh pulang. Nebula tahu, pasti semuanya sudah
tidur, kecuali adiknya yang suka bergadang main Free Fire. Nebula pulang naik taksi langganan dia. Sesam painya di rumah, Nebula langsung tidur. Paginya, Nebula melanjutkan aktivitas seperti biasanya, lalu dia senam pagi di kantornya bersama bosnya. Setelah itu, dia tiba-tiba dipecat oleh bosnya. “NEBULA, KAMU DIPECAT,” kata bosnya, Noah. “Emmm, kenapa, ya, Pak?” tanya Nebula dengan muka sedih. “Liat saja di grup kantor. Kamu pikir, kamu enggak bakal ketahuan dan bakal enak-enak terus kayak begitu, Nebula?!” jawab bosnya dengan nada tinggi.
Tidak lama kemudian, Nebula langsung keluar dari ruang bosnya dan beres-beres barangnya di
kantor. Setelah itu, dia pulang dan memberi tahu berita itu kepada ayah dan kakaknya di rumah. Nebula dicueki selama beberapa hari. Lalu, dia jalan ke supermarket untuk beli bahan jualan bundanya dan dia lanjut jualan di car free day bersama bundanya.

 

Nebula dapat chat, sebuah fitnah kepada dirinya. Walaupun begitu, dia tetap semangat. Car free day
berjalan selama beberapa hari, pada hari terakhir, bundanya pergi beli galon air mineral dan bundanya ditabrak dengan club motor Ninja. Orang yang menabrak bundanya tidak diketahui, tetapi dia memberi uang sebanyak 2,5 miliar kepada Nebula, lalu Nebula tahu karena bundanya tidak akan bisa hidup lagi. Bundanya langsung dimakamkan dan sisa uang yang ada dipakai Nebula, ayah, dan kakaknya shopping. Selama ini, Nebula hanya memanfaatkan bundanya. Dia sengaja pura-pura tersiksa bersama ibunya agar lebih mudah untuk mengetahui semua hal tentang bundanya. Dia sekongkol dengan ayah dan kakaknya. Dia adalah ketua dari rencana mereka selama ini.

Beberapa bulan kemudian, ada pesan seperti ini, [Nebula? Sedang apa kamu?] Dari unknown number.Nebula pikir, itu orang iseng dan saat dia tidur, dia melihat bundanya sedang melakukan hal yang sama seperti dia dahulu terhadap bundanya.

***

Tentang Penulis
Anasya Sharfina Maheswarii, lahir di
Bandung, tanggal 28 Oktober 2014.

Ruri Sundari, M.Pd.

Kepala SD Darul Hikam