
SD 1 Darul Hikam kembali menggelar Darul Hikam Mini Concert (DHMC) untuk ketiga kalinya di Bandung Creative Hub, Selasa, 10 Februari 2026. Mengusung tema “Symphony of Unity – Pintu Gaza”, pagelaran seni tahunan ini menjadi ruang ekspresi sekaligus pembelajaran empati bagi para siswa melalui pertunjukan musik, vokal, dan seni peran yang sarat makna kemanusiaan. DHMC merupakan agenda rutin sekolah sebagai bentuk apresiasi terhadap minat dan bakat siswa di bidang seni. Setiap anak memiliki potensi yang berbeda dan perlu difasilitasi secara optimal agar berkembang dengan baik. Mini konser ini bukan sekadar ajang pertunjukan, tetapi juga sarana pembentukan karakter. Setiap anak punya potensi masing-masing dan berbagai unggulan yang bervariasi. Melalui DHMC, sekolah ingin para siswa tidak hanya tampil percaya diri di atas panggung, tetapi juga memahami makna kemanusiaan dan belajar merasakan empati terhadap sesama. Tema “Pintu Gaza” dipilih sebagai refleksi nilai kemanusiaan global yang ingin ditanamkan sejak dini kepada para siswa. Sekolah berharap melalui pertunjukan ini, anak-anak tidak hanya menampilkan bakatnya, tetapi juga memahami pesan solidaritas dan kepedulian terhadap penderitaan sesama manusia.
Proses menuju pementasan utama pun tidak instan. Rangkaian kegiatan diawali dengan audisi DHMC yang membuka kesempatan bagi siswa untuk menunjukkan bakat di bidang seni peran, vokal, dan musik. Siswa yang lolos seleksi kemudian mendapatkan pembinaan intensif hingga akhirnya tampil di panggung utama Bandung Creative Hub.
Antusiasme dan dukungan orang tua turut mewarnai kesuksesan acara ini. Salah satu orang tua siswa, Ari Wiranggara, mengapresiasi pelaksanaan DHMC yang dinilainya luar biasa dan memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak. Ia berharap kegiatan ini dapat terus berkembang dengan skala yang lebih besar dan menjangkau lebih banyak penonton di masa mendatang. Orang tua dari Aqilah Syafira (6B) dan Alisha Ramadhani (4B) ini juga mengaku bangga melihat perkembangan anaknya. Menurutnya, selama proses latihan hingga tampil di atas panggung, anak-anak menunjukkan perubahan positif, menjadi lebih dewasa dan mandiri. Bakat menyanyi dan akting yang selama ini terlihat, semakin terasah melalui pembinaan yang terstruktur. Hal senada disampaikan salah satu orang tua Orang tua Aulita (1D), mengungkapkan bahwa kerja sama antara guru dan orang tua berjalan sangat intens sehingga acara dapat berlangsung lancar dan sukses. Beliau menilai akting para siswa mampu menyampaikan pesan yang menyentuh hati dan berharap sekolah terus menghadirkan ruang kreatif untuk mengembangkan keberanian serta bakat anak-anak. Melalui “Symphony of Unity – Pintu Gaza”, SD 1 Darul Hikam menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kepercayaan diri, serta kepedulian sosial. Dari panggung Bandung Creative Hub, pesan tentang persatuan, empati, dan kemanusiaan digaungkan oleh generasi muda yang belajar memahami dunia melalui seni.


