Hybrid learning merupakan inovasi baru dalam kegiatan tatap muka, Hybrid learning sendiri yaitu perpaduan antara belajar daring dan luring yang di dukung teknologi yang sangat canggih sehingga siswa terbagi menjadi 2 ada yang belajar ke sekolah, dan ada yang daring dari rumah. Inovasi ini di lakukan sebagai jawaban dari kemajuan teknologi untuk menunjang proses  belajar dengan sangat efektif terlebih khusus di masa Vandemi Covid 19 ini.

Belajar daring dan luring yang tengah di terapkan di sekolah- sekolah, salah satunya yaitu SD 1 Darul Hikam, yang sedang melaklukan uji coba Hybrid Learning di era new normal pada hari rabu 15 september 2021. Para siswa mengaku senang dengan adanya konsep baru ini, selain membatasi jumlah siswa yang ke sekolah tapi tak mengurangi keseruan belajar bersama agar selalu semangat dalam menuntut ilmu. Hal ini di lakukan karena mengacu pada SKB 4 Menteri tentang kebijakan PTM, kemendagri No. 35 Tahun 2021 tentang PPKM level 4, 3, 2 Jawa Bali dan Peraturan Wali Kota Bandung No. 83 tahun 2021. Pasalnya saat ini Kota Bandung masuk di zona dengan level 3 dan diizinkan untuk menggelar PTMT atau (tatap muka secara terbatas).

 

Sekretaris Daerah (SekDa) Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, setelah mendengar ekspose atau laporan dari Dinas Pendidikan bahwa sudah dipetakan. Sebanyak 1.662 satuan pendidikan terdiri dari PAUD, TK, SD dan SMP dalam self assessment menyatakan diri siap melaksanakan PTM. Namun Disdik dan Satgas Covid Kota Bandung akan melakukan verifikasi terlebih dahulu sesuai kentuan yang berlaku. Maka dari itu SD 1 Darul Hikam menggelar PTMT (Pembelajaran Tatap Muka Terbatas) dengan sangat ketat dan menjaga prokes di pantau langsung satgas tiap gugus di sekolah. Maka dari itu kami mengucapkan terima kasih banyak kepada ayah bunda yang sudah mempercayakan siswa siswinya untuk mengikuti PTMT di era New Normal, semoga kita semua selalu berada dalam lindungan dan ridha Allah SWT.